Menghubungkan dua lokasi yang berjauhan, misalnya dua gedung berbeda dalam satu kompleks, atau kantor dengan gudang di seberang jalan, biasanya langsung terpikir opsi tarik kabel fiber optik. Padahal ada alternatif yang jauh lebih cepat dipasang dan lebih murah: point-to-point wireless.

Apa itu Point-to-Point (P2P) Wireless?

P2P wireless menghubungkan dua lokasi menggunakan sepasang access point khusus dengan antena directional (terarah), membentuk jembatan data nirkabel berkecepatan tinggi. Alih-alih menggali tanah atau menarik kabel fiber melintasi jalan, kedua titik cukup dipasang device yang saling "menghadap" satu sama lain.

Kapan P2P Lebih Baik dari Fiber Optik?

Fiber optik tetap unggul untuk kebutuhan bandwidth sangat besar dan permanen dalam jangka puluhan tahun, tapi untuk kebutuhan koneksi antar gedung standar bisnis, P2P wireless modern sudah mampu memberikan kecepatan yang lebih dari cukup.

Faktor yang Mempengaruhi Jarak dan Kestabilan Link

Tiga hal utama yang menentukan performa P2P: line of sight (harus ada pandangan langsung tanpa halangan bangunan/pohon antar kedua titik), gain antena (semakin tinggi dBi, semakin jauh dan stabil jangkauannya), dan cuaca (hujan deras bisa sedikit mempengaruhi sinyal frekuensi tinggi, karena itu perangkat outdoor perlu rating IP67).

Rekomendasi Perangkat

EnGenius menyediakan beberapa pilihan sesuai kebutuhan jarak: EOC655-C23 dengan antena panel 23 dBi mampu menjangkau hingga 10 mil dengan performa tinggi di lingkungan RF padat, cocok untuk P2P maupun P2MP (satu titik ke banyak titik). EOC655-C18 adalah varian dengan antena 18 dBi untuk kebutuhan serupa dengan cakupan sedikit lebih pendek. Untuk kebutuhan jarak menengah (hingga 4 mil), EOC610 jadi pilihan yang lebih ekonomis. Semua model ini dilengkapi GPS built-in untuk pemetaan device dan rating IP67 tahan cuaca outdoor.

Perlu menghubungkan dua lokasi tanpa tarik kabel fiber?

Konsultasikan jarak dan kondisi lapangan Anda untuk rekomendasi perangkat P2P yang tepat.

Lihat Produk EnGenius